Pemain Bola Yang Berakhir Menjadi Pelatih Klub

15/01/2019 Kategori : Uncategorized

Seorang pelatih dalam sebuah tim sangatlah penting. Pelatih harus mengetahui karakter tiap masing-masing pemain, sejarah klub dan gaya bermain tim tim tersebut. Ada beberapa pemain dari sepak bola yang meneruskan karirnya dengan menjadi pelatih bagi klubnya sendiri. Siapa sajakah pemain bola yang berakhir menjadi pelatih klub itu? Berikut pembahasannya.

Pemain Bola Yang Berakhir Menjadi Pelatih Klub Sebagai Karirnya

1. Pep Guardiola

Pep Guardiola adalah pemain asli akademi Barcelona, La Masia De Can Planes.  Ia bergabung pada tahun 1984, lalu dipromosikan ke klub utama di tahun 1990. Setelah 11 tahun, ia kemudian pindah ke klub lain. Pada tahun 2007, Pep Guardiola melatih klub junior Barcelona. Dan semusim kemudian dia dipilih sebagai pelatih tim utama Barcelona. Pada 2013 ia bergabung dengan klub Bayern Munich sebagai manajer. Pep Guardiola memenangkan 7 trofi selama masa tiga tahun di Jerman. Pada tahun 2016, dia meninggalkan Bavarians ke Manchester City. Dan membimbing mereka ke gelar Liga Premier.

Nama lengkap : Josep Guardiola Sala
Tanggal lahir   : 18 Januari 1971
Tempat Lahir   :  Santpedor , Spanyol.

 

2. Zinedine Zidan

Pelatih yang memiliki nama julukan ”Zizao” ini adalah pelatih sepak bola profesional Prancis, dan mantan pemain. Ia dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa , Zidane adalah seorang playmaker elit. Ia terkenal karena keanggunan, visi, kontrol bola dan tekniknya. Dan bermain sebagai gelandang serang untuk Cannes , Bordeaux , Juventus dan Real Madrid dari sepanjang tahun 1989 hingga 2006. Kemudian ia beralih menjadi pelatih pada tahun 2014 hingga 2016 di tim junior, Castilla Real Madrid. Kemudian pada tahun 2016 ia melatih tim utama, Real Madrid. Zinedine Zidane berhasil memenangkan Liga Champions UEFA 2 kali, gelar La Liga, gelar Supercopa de España, dan kedua Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub FIFA dua kali.

Nama lengkap : Zinedine Zidane
Tanggal lahir   : 23 Juni 1972
Tempat Lahir  : Marseille , Prancis.

3. Ole Gunnar Solskjær

Ole Gunnar Solskjær memiliki nama julukan Super-sub, The Baby-faced Assassin. Ia adalah manajer sepakbola Norwegia. Dan mantan pemain yang saat ini menjadi manajer sementara klub Inggris, Manchester United. Pada tahun 1995-1996 dia bermain di Molde. Momen bersejarah Solskjaer dalam sepak bola, terjadi pada injury time Final Liga Champions UEFA tahun 1999.

Pada 2007, Solskjaer mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola, setelah gagal pulih dari cedera lututnya yang serius. Namun, ia tetap berada di Manchester United, dalam peran kepelatihan serta dalam kapasitas duta besar. Pada 9 November 2010, Solskjaer menandatangani kontrak 4 tahun, dengan klub Norwegia Molde untuk menjadi manajer. Kemudian Solskjaer menjadi manajer Cadangan Manchester United sampai Januari 2011. Pada tahun 2018, dia dipilih sebagai pengganti Jose Mourinho, dan berhasil membawa MU menang di 5 laga pertamanya.

Nama lengkap : Ole Gunnar Solskjær
Tanggal lahir   : 26 Februari 1973
Tempat Lahir  : Kristiansund , Norwegia

 

4. Antonio Conte

Antonio Conte adalah manajer sepakbola profesional Italia dan mantan pemain gelandang. Ia memulai karirnya pada tahun 1985  di klub lokal Lecce. Dan kemudian menjadi salah satu pemain paling berpengaruh, juga dalam sejarah Juventus. Dia menjadi kapten tim Juventus, dan memenangkan Liga Champions UEFA , serta 5 gelar Serie A. Ia juga bermain untuk tim nasional Italia, dan merupakan peserta di Piala Dunia FIFA 1994 dan UEFA Euro 2000. pada April 2016 ia menjadi manajer Chelsea dan membawa mereka ke gelar Liga Premier. Dia diberhentikan sebagai manajer Chelsea pada Juli 2018.

Nama lengkap : Antonio Conte
Tanggal lahir   : 31 Juli 1969
Tempat Lahir  : Lecce , Italia

5. Luis Enrique

Ia adalah mantan pemain sepak bola profesional Spanyol , dan merupakan manajer tim nasional Spanyol. Ia mewakili Real Madrid dan Barcelona, dengan kesuksesan individu dan tim yang setara pada tahun 1991 hingga 2004. Ia tampil bersama tim nasional Spanyol di 3 Piala Dunia dan satu Kejuaraan Eropa. Luis Enrique adalah pemain bola yang berakhir menjadi pelatih klub pada tahun 2008 di Barcelona B. Dan pindah ke Roma 3 tahun kemudian. Pada musim 2013-2014, ia menjadi manajer Celta, sebelum kembali ke Barcelona. Dan memenangkan treble di tahun pertamanya dan 2 kali lipat di tahun keduanya. Pada tahun 2018, ia diangkat sebagai pelatih kepala Spanyol.

Nama lengkap : Luis Enrique Martínez García
Tanggal lahir   : 8 Mei 1970 (usia 48)
Tempat Lahir  : Gijón , Spanyol

 

Itulah para pemain bola yang berakhir menjadi pelatih klub, pelatih atau manajer bisa menjadi penentu klub yang dipimpinnya menang atau tidak. Siapa pelatih tim idola anda? manakah klub yang ada ingin juarakan? Ayo saksikan pertandingan mereka di 12onlinegaming agen taruhan bola online. Dan menangkan hadiah puluhan juta rupiah. Daftar sekarang!

Pemain Bola Yang Berakhir Menjadi Pelatih Klub

Baca Juga : Prediksi Skor Blackburn vs Newcastle United 16 Januari 2019